• Menarik Dibaca

    Jumat, 13 Januari 2017

    Asal Usul Watu Dodol Banyuwangi dan Sejarahnya

    Advertisement
    Advertisement
    Mungkin tidak banyak yang tahu jika ternyata di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur terdapat sebuah objek wisata menarik yang bernama Watu Dodol, ya Watu Dodol merupakan salah satu destinasi wisata kebanggaan penduduk Bayuwangi, pasalnya selain karena memiliki panorama alam yang sangat indah dan juga masih asri juga tempat wisata Watu Dodol ini bisa dijadikan sebagai tempat berkemah, bahkan di musim liburan tiba biasanya di Watu Dodol ini selalu sesak dikunjungi oleh para wisatawan terutama bagi pecinta alam yang suka berkemah di alam liar.

    Secara geografis objek wisata Watu Dodol ini terletak di daerah Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur tepatnya 14 km jaraknya dan hanya 5 km dari Pantai Ketapang, Pantai ini terletak di sisi utara Banyuwangi sebelum Pelabuhan Ketapang, adapun perjalanan untuk bisa sampai ke objek wisata Watu Dodol ini bisa ditempuh dengan menggunakan mobil pribadi ataupun angkutan umum, jika anda ingin berkunjung ke objek wisata Watu Dodol ini anda bisa mengambil jalur utara (Pantura Jalur) dulu. Ada batu yang sangat besar antara pantai dan jalan.
    Asal Usul Watu Dodol
    Ada banyak sekali alasan mengapa anda harus berkunjung ke watu dodol ini, pasalnya selain memiliki keindahan alam yang memukau, juga Anda dapat melihat feri menyeberang dari pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk. Berhenti di tepi pantai, di sepanjang jalan ada banyak orang berjualan. Objek wisata Watu Dodol ini memang dikenal sangat indah, kita dapat melihat Pulau Bali Dari pantai watu dodol ini. Tak hanya itu anda juga dapat mandi di pantai, atau berlayar mengelilingi indahnya pantai dengan perahu nelayan.

    Terlepas dari segala keindahannya, tenyata ada mitos yang beredar di masyarakat bayuwangi yang mengulas mengenai asal usul Watu Dodol ini, meskipun secara logika cerita ini hanyalah fiktif namun tidak sedikit masyarakat banyuwangi yang mengimani cerita asal usul banyuwangi ini, nah berikut Asal Usul Watu Dodol yang perlu anda ketahui.

    Alkisah pada zaman dahulu kala ada seorang dewa bernama Semar, ia merupakan dewa yang digambarkan sebagai sosok dewa yang gendut dan memiliki hidung mancung, adapun tugas dewa semar ini ialah berjualan untuk para dewa khayangan, dewa semar ini berjualan aneka bahan pokok seperti beras, minyak, dan juga segala kebutuhan yang diperlukan oleh dewa khayangan.

    Lanjut cerita, suatu ketika dewa semar sedang berjualan di khayangan ia memanggul jualannya di pundak, namun karena teledor ia pun terjatuh, malang semua dagangannya berhampuran keluar dari bakul dan jatuh ke bumi tepatnya di daerah banyuwangi, karena dagangannya berbeda dengan jualan manusia maka tidak heran jika semua barang dagangannya berukuran besar, adapun Watu Dodol ini terbentuk karena beras yang dijual oleh dewa Semar jatuh dan kemudian berubah menjadi batu.
    Watu Dodol Adapun daun kelornya jatuh ditindih oleh beras tersebut, nah daun kelor tersebut kemudian menusuk di sela-sela batu besar yang disebut Watu Dodol.  Para dewa pun marah dan menghukum dewa semar untuk hidup di Bumi, menurut cerita, dewa semar ini hidup bersama para anggota wayang lain seperti ramayana, krisna dan dewa-dewa kayangan lainnya.

    Mungkin hanya itu penjelasan saya mengenai Asal Usul Watu Dodol Banyuwangi, semoga dengan cerita diatas dapat menambah pengetahuan para pembaca sekalian mengenai Asal Usul Watu Dodol Banyuwangi ini, semoga bermanfaat
    Advertisement

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Ucapan Terimakasih

    Terima Kasih kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan, sholawat dan salam terucap untuk Nabi besar Muhammad SAW. Terima kasih kepada kedua orang tua yang sudah mendukung juga keluarga besar serta teman-teman semua. Terima kasih kepada Google dan juga Sharing Informasi + Jeparadise Blog + komunitas Nur Huda + Jeparadise Blog, semoga ilmu yang ada diweb ini bermanfaat untuk semuanya.

    Download