• Menarik Dibaca

    Minggu, 18 Desember 2016

    Kisah Asal Usul Angling Darma dan Sejarahnya

    Advertisement
    Advertisement
    Jika kamu merupakan seseorang yang suka dengan seni wayang kulit maupun wayang orang tentu kamu sudah sangat tak asing lagi dengan tokoh wayang yang satu ini, ya Angling dharma atau yang lebih populer dengan istilah prabu angling dharma merupakan salah satu tokoh wayang yang terkenal sejak abad 15 Masehi yang lalu, tokoh ini populer hingga sekarang karena sering kali dijadikan tokoh utama di dalam seni wayang orang ataupun sinetron bergenre kolosal.

    Menurut hikayat cerita dari nenek moyang kita dahulu, asal usul angling dharma ini merupakan lanjutan dari kisah Mahabrata, dikisahkan bahwa angling dharma merupakan seseorang yang dianggap sebagai titisan dewa Batara Wisnu. Salah satu keistimewaan dari prabu angling dharma ini adalah kemampuannya untuk mengetahui bahasa segala jenis binatang serta sangat pkamui dalam memanah.
    Asal Usul Angling Darma

    Sejarah Kelahiran Angling Dharma

    Di rangkum dari kitab baratayudha menyebutkan bahwa angling dharma merupakan putra dari ratu Pramesti yang juga merupakan titisan dari Dewa arjuna, menurut nasab keturunannya Angling dharma merupakan keturunan dari Arjuna, cicit dari Abimanyu, cucu dari tokoh terkenal jayabaya, dan juga putra kesayangan dari ratu Pramesti, dari rahim ratu pramesti inilah sosok legenda Angling dharma menjadi terkenal karena dan menjadi raja di kerajaan Malawapati yang dikenal dalam cerita wayang.

    Kisah singkat Riwayat Hidup Angling dharma

    Angling DharmaSosok kelahiran Angling dharma memang penuh dengan polemik, menurut hikayat cerita lahirnya Angling dharma ini bermula pada mimpi sang ratu Pramesti bertemu Batara Wisnu yang berkata akan lahir ke dunia melalui rahimnya. Ketika bangun tiba-tiba perutnya telah mengandung. Astradarma yang merupakan suami dari ratu pramesti sangat marah dan menuduh Pramesti telah berselingkuh. Lalu Ia pun mengusir istrinya itu pulang ke Mamenang.

    Melihat ratu pramesti diusir dari singsana kerajaan, jayabaya yang merupakan ayah dari ratu pramesti sangat marah sekali kepada Astradarma, lalu jayabaya pun mengutuk negeri Yawastina tenggelam oleh banjir lumpur. Kutukan tersebut menjadi kenyataan. Astradarma pun tewas bersama lenyapnya istana Yawastina, setelah Astradarma tewas maka kemudian angling dharma pun lahir ke dunia.
    Singkat cerita Angling dharma ini lahir sebagai pemuda yang tampan dan berwibawa, ketika ia beranjak dewasa ia pun membawa ibunya untuk membangun sebuah kerajaan bernama Malawapati, nah dari kerajaan inilah ia mengelari dirinya sebagai Prabu Anglingdarma.
    Menurut cerita dari kitab barathayudha menyebutkan bahwa Prabung angling dharma menikah dengan seorang gadis bernama Setyawati yang merupakan putri dari Resi Maniksutra. Namun kakak dari Setyawati yakni Batikmadrim tidak setuju dengan pernikahan Angling dharma, maka Batikmadrim pun menantang duel prabu angling dharma, jika angling dharma menang maka ia boleh menikahi adiknya namun jika ia kalah ia harus mundur.

    Batik MadrimLanjut cerita angling dharma berhasil mengalahkan Batik Madrim, dan kemudian mempersunting adiknya setyawati tersebut. Batikmadrim pun diangkat menjadi patih di kerajaan malawapati.  Saat memimpin kerajaan malawapati, rakyatnya sangat hidup makmur dan sejahtera bahkan dalam kisah wayang disebutkan bahwa kerajaan yang dipimpin oleh prabu Angling dharma ini sangatlah kuat dan memiliki ratusan ribu pasukan.

    Akhir hidup sang tokoh legenda ini kabarnya mati dalam keadaan bunuh diri bersama Istrinya setyawati, adapun penyebab ia bunuh diri dikarenakan prabu Angling Darma menolak berterus terang karena terlanjur berjanji akan merahasiakan ilmu Aji Gineng yang merupakan ilmu tingkat tertinggi, dimana jika ada seseorang yang menguasainya maka ia bisa menundukan semua kerajaan di dunia ini. 

    Sebagai Ucapan Terimakasih, Dimohon Bantuannya Untuk Mengembangkan Blog Ini Dengan Download Aplikasi Android Ini. Terimakasih Banyak

    Advertisement

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Ucapan Terimakasih

    Terima Kasih kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan, sholawat dan salam terucap untuk Nabi besar Muhammad SAW. Terima kasih kepada kedua orang tua yang sudah mendukung juga keluarga besar serta teman-teman semua. Terima kasih kepada Google dan juga Sharing Informasi + Jeparadise Blog + komunitas Nur Huda + Jeparadise Blog, semoga ilmu yang ada diweb ini bermanfaat untuk semuanya.

    Download