• Menarik Dibaca


    Mau Dapat Pulsa Gratis Tiap Minggu? Langsung Saja Download Aplikasinya Disini

    Kamis, 22 Desember 2016

    Cerita Asal Usul Gajah Mada dan Sejarah Patih Gajah Mada

    Advertisement
    Advertisement
    Siapa yang tidak mengenal dengan tokoh yang satu ini, ya Gajah mada merupakan salah satu patih dari kerajaan Majapahit yang dikenal dengan sumpah palapa, dengan sumpah ini beliau berhasil menyatukan bumi Nusantara di bawah kerajaan Majapahit, bahkan lebih dari itu kerajaan Majapahit merupakan satu-satunya kerajaan terbesar di dunia kala itu, luas wilayah yang di miliki oleh Kerajaan Majapahit melebar dari pulang sabang sampai pulau Kolombia, nah oleh sebab itulah maka tak heran jika Patih Gajah Mada disebut-sebut sebagai Patih paling termahsyur di dunia hingga abad 20 ini.

    Namun bagi sebagian warga nusantara belum banyak yang tahu mengenai asal usul gajah mada ini, nah oleh sebab itu pada kesempatan kali ini, saya sebagai penulis akan mencoba merangkum secara detail mengenai Asal Usul Gajah Mada, nah jika anda penasaran berikut Asal Usul Gajah Mada yang dirangkum dari kitab sutamosa dan juga Kitab Nagarakretagama.
    Asal Usul Gajah Mada
    Di kutip dari Kitab Nagarakretagama menceritakan bahwa pada abad ke 12 yang lalu atau tepatnya pada tahun 1285 terjadi pertemupran hebat antara dua kerajaan yakni kerajaan Sriwijaya dan kerajaan singosari, pertempuran ini dimenangkan oleh singosari dan kemudian mereka membawa dua putri melayu bernama  Dara Petak dan Dara Jingga yang merupakan putri-putri dari Maharaja Sriwijaya sebagai tawanan perang. Karena perjalanan ke tanah jawa sangat jauh maka Maharaja memerintahkan beberapa orang prajurit tangguh untuk mengawal kedua putri tersebut, di antaranya adalah Gajah Mada yang masih berusia muda.

    Kesetiaan dan ketangguhan Gajah Mada dan rekan-rekannya terhadap kerajaan sudah diakui sehingga mereka mendapat kepercayaan untuk mengawal putri-putri kerajaan ke tanah Jawa. Sesampainya di tanah jawa mereka sudah tidak lagi menemukan kerajaan singosari dan raja Kertanegara pun telah meninggal dunia.

    Menurut Kitab Nagarakretagama hancurnya kerajaan singosari ditandai dengan berdiri kerajaan baru yang bernama Majapahit yang didirikan oleh Raden Kertajasa Jayawardhana, setelah itu dua tawanan putir tadi yakni Dara Petak dari jingga dijadikan sebagai permaisuri raja, sedangkan Gajah Mada dijadikan sebagai prajurit istana (Bhayangkara).
    Pertempuran Patih Gajah Mada
    Alkisah karena kehebatannya dalam pertempuran melawan musuh, maka Gajah mada pun dianggkat sebagai Mahapatih secara resmi oleh ratu Tribhuwana pada abad 13 atau tahun 1334. Kala ia menjadi mahapatih di kerajaan Majapahit pun ia kemudian mengikrarkan “sumpah palapa” dimana ia tidak akan mengecap “kenikmatan dunia” sebelum Nusantara berhasil ditundukkan.

    Setelah mengikrarkan “Sumpah Palapa”, mahapatih gajah  mada mulai memenuhi sumpahnya dengan menaklukkan Bedahlu di Bali dan Lombok pada tahun 1343. Setelah berhasil kemudian ia mengirim pasukan laut ke arah barat untuk menyerang sisa-sisa kerajaan maritim Sriwijaya yang ada di Palembang.

    Puncak kejayaan Patih Gajah Mada berhasil saat Hayam Wuruk naik tahta menjadi raja di kerajaan Majapahit, Di bawah pemerintahan raja yang baru, Gajah Mada berhasil memiliki Armada laut yang sangat kuat dan berhasil menundukkan kerajaan Logajah, kerajaan Seram, kerajaan Gurun, Sasak, Buton, Hutankadali, Banggai, Kunir, Salayar, Galiyan, Solor, kerajaan Bima, Banda, Sumba, Dompo, kerajaan Ambon, dan juga kerajaan Timur.
    Sumpah Palapa Patih Gajah Mada
    Hampir semua penaklukannya di kerajaan kerajaan nusantara berhasil dengan gemilang, dengan ini ia berhasil memenuhi sumpah palapanya, bahkan setelah menaklukan kerajaan kerajaan nusantara, kemudian ia kembali menyerang kerajaan Temasek, Malaysia, Brunei, Timor Timur, dan Filipina bagian selatan bahkan hingga mencapai kerajaan colombia.

    Adapun akhir hayat Gajah Mada disebutkan dalam Kitab Nagarakretagama, bahwa beliau meninggal dunia pada tahun 1286 Saka atau 1364 Masehi, dengan kematiannya Kerajaan Majapahit berduka dan kehilangan sosok paling berpengaruh dalam kerajaan Majapahit, bahkan raja hayam wuruk pun merasa sangat sedih dengan kematian mahapatihnya Gajah Mada, selesai. Itulah yang bisa kamu sampaikan terkait asal usul sejarah gajah mada, Semoga bermnafaat.
    Advertisement

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Ucapan Terimakasih

    Terima Kasih kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan, sholawat dan salam terucap untuk Nabi besar Muhammad SAW. Terima kasih kepada kedua orang tua yang sudah mendukung juga keluarga besar serta teman-teman semua. Terima kasih kepada Google dan juga Sharing Informasi + Jeparadise Blog + komunitas Nur Huda + Jeparadise Blog, semoga ilmu yang ada diweb ini bermanfaat untuk semuanya.

    Download