• Menarik Dibaca

    Rabu, 28 Desember 2016

    Misteri Asal Usul Telaga Warna dan Legendanya

    Advertisement
    Advertisement
    Jika anda pernah berkunjung ke Puncak bogor tentu anda sudah sangat tidak asing lagi dengan objek wisata yang satu ini, ya Telaga Warna merupakan salah satu icon pariwisata kota bogor yang terletak tepat di perkebunan teh PT. VII gunung mas, selain memiliki panorama pemandangan alam yang memukau juga telaga warna ini memang dipenuhi dengan beberapa fasilitas yang mendukung wahana bermain sepetri Outbound, menara pengintai, shetler, dan masih banyak fasilitas lainnya.

    Terlepas dari segala bentuk keindahan yang terdpat di dalamnya, ternyata telaga warna ini juga menyimpan kisah mistis yang bercerita mengenai asal usul telaga warna, meskipun cerita ini fiktif namun tidak sedikit masyarakat yang mempercayai cerita asal usul telaga warna ini, nah berikut cerita asal usul telaga warna yang populer di kalangan masyarakat Bogor.
    Asal Usul Telaga Warna Dikisahkan pada zaman dahulu kala tepatnya pada abad 6 masehi ada sebuah kerajaan besar yang dipimpin oleh raja agung dan bijaksana bernama Prabu Suwartalaya dan permaisurinya bernama Ratu Purbamanah, kerajan tersebut bernama kerajaan Kutatanggeuhan, karena rajanya sangat berwibawa dan adil maka tak heran jika rakyatnya hidup sejahtera selama beberapa tahun lamanya. Namun sayangnya Prabu Suwartalaya dan permaisurinya bernama Ratu Purbamanah belum dikarunia seorang anak, tentu hal ini sangat membuat rakyatnya sedih.

    Cerita berlanjut, setelah disarankan oleh seorang biksu untuk bertapa akhirnya Prabu Suwartalaya pun mengikuti sarannya untuk bertapa dalam kurun waktu yang lama, setelah beberapa bulan bertapa akhirnya keajaiban pun terjadi, permaisurinya bernama Ratu Purbamanah akhirnya melahirkan seorang putri yang cantik bernama yang diberi nama Gilang Rukmini.

    Karena sangat dimanjakan oleh orang taunya, maka tak heran jika Gilang Rukmini tumbuh menjadi seorang wanita yang pemanja dan pemalas,jika ia meminta sesuatu maka harus dituruti jika tidak ia akan marah dan mengamuk di Istana, Walaupun begitu, orangtua dan rakyat di kerajaan itu mencintainya. Hari-hari pun berganti, di ulang tahunnya yang ke 20 para penduduk di negeri itu pergi ke istana. Mereka membawa aneka hadiah yang sangat indah. Prabu mengumpulkan hadiah-hadiah yang sangat banyak itu, lalu menyimpannya dalam ruangan istana.

    Prabu Suwartalaya bingung karena ia tidak memiliki hadiah untuk diberikan kepada putrinya, maka ia pun meminta kepada ahli perhiasan untuk membuatkan kalung yang sangat indah untuk putrinya” kata Prabu. dengan sepenuh hati. Ia ingin menciptakan kalung yang paling indah di dunia, karena ia sangat menyayangi Putri.

    Hari ulang tahun Gilang Rukmini pun akhirnya tiba. Penduduk negeri berkumpul di alun-alun istana dan berpesta pora. Ketika Prabu dan Ratu datang, semua orang menyambutnya dengan gembira. Dan akhirnya ketika Putri yang cantik jelita muncul di hadapan semua orang. Semua rakyat kerajaan pun mengagumi kecantikannya.

    Perayaan ulang tahun pun berlangsung, sang putri dibanjiri hadiah yang sangat banyak, lalu giliran prabu yang memberikan hadiah berupa kalung emas yang sangat indah,  Putri menerima kalung itu. Lalu ia melihat kalung itu sekilas. “Aku tak mau memakainya. Kalung ini jelek!” seru Putri. Kemudian ia melempar kalung itu ke tanah.

    Tak kuasa melihat putrinya yang mempermalukan raja dihadapan rakyatnya, akhirnya tangis Ratu Purbamanah meledak dan bersumpah bahwa sang putri akan menerima semua akibatnya,  Akhirnya semua orang pun meneteskan air mata, hingga istana pun basah oleh air mata mereka seharian penuh.

    Mereka terus menangis hingga air mata mereka membanjiri istana, dan tiba-tiba saja dari dalam tanah pun keluar air yang deras, makin lama makin banyak. Hingga akhirnya kerajaan Kutatanggeuhan tenggelam dan terciptalah sebuah danau yang sangat indah. Menurut kisahnya danau ini menjadi berwarna karena perhiasan kalung yang diberikan sang raja ikut menangis, maka kemudian danau ini disebut dengan telaga warna. Itulah yang bisa kami sampaikan terkait Misteri Asal Usul Telaga Warna dan Legendanya semoga bermanfaat.

    Sebagai Ucapan Terimakasih, Dimohon Bantuannya Untuk Mengembangkan Blog Ini Dengan Download Aplikasi Android Ini. Terimakasih Banyak

    Advertisement

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Ucapan Terimakasih

    Terima Kasih kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan, sholawat dan salam terucap untuk Nabi besar Muhammad SAW. Terima kasih kepada kedua orang tua yang sudah mendukung juga keluarga besar serta teman-teman semua. Terima kasih kepada Google dan juga Sharing Informasi + Jeparadise Blog + komunitas Nur Huda + Jeparadise Blog, semoga ilmu yang ada diweb ini bermanfaat untuk semuanya.

    Download