• Menarik Dibaca

    Rabu, 28 Desember 2016

    Misteri Asal Usul Gunung Tangkuban Perahu dan Sejarahnya

    Advertisement
    Advertisement
    Jika anda pernah berkunjung ke Provinsi Jawa Barat atau lebih tepatnya di kota bandung tentu anda sudah sangat tidak asing lagi dengan objek wisata gunung yang satu ini, ya Gunung Tangkuban Perahu adalah salah satu gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat, kota bandung, Indonesia. Selain dikenal sangat indah juga gunung tangkupan perahu ini merupakan salah satu icon pariwisata kota bandung, nah oleh sebab itu maka tak heran saat musim liburan tiba, gunung tangkupan perahu ini ramai dikunjungi oleh para wisatawan.

    Terlepas dari segala keindahan yang dimilikinya ternyata Gunung tangkupan perahu ini juga dikenal karena menyimpan misteri alam yang mengerikan, bahkan cerita asal gunung tangkupan perahu ini sudah dikenal sejak zaman nenek moyang kita, nah berikut cerita dongeng mengenai asal usul gunung tangkuban perahu yang kami lansir dari berbagai sumber terpercaya.
    Asal Usul Gunung Tangkuban Perahu Dikisahkan pada zaman dahulu kala ada seorang putri yang sangat cantik jelita bernama Dayang Sumbi, namun sayangnya Dayang Sumbi ini sangatah pemalas, suatu ketika ketika ia sedang menjahit secara tidak sengaja ia menjatuhkan pintalan benangnya ke bawah rumahnya, karena ia malas mengambilnya maka ia bersumpah, barangsiapa yang mau mengambilkan pintalan benang tersebut maka ia menikahinya, keajaibanpun terjadi tiba tiba ada seekor anjing sakti bernama tumang yang mengambilkan benang tersebut sesuai dengan sumpahnya, Dayang Sumbi harus menikahi Anjing tersebut.

    Lanjut cerita dayang sumbi dan tumang akhirnya memiliki seorang anak laki-laki bernama sangkuriang, namun si anak tersebut belum tahu bahwa anjing bernama tumang tersebut adalah ayahnya. Saat sangkuriang tumbuh besar maka ia disuruh oleh ibunya untuk berburu rusa,  Setelah beberapa lama berburu, Sangkuriang merasa putus asa sebab ia tidak menemukan satu pun rusa, karena tidak ingin mengecewakan ibunya. Maka dengan sangat terpaksa dia mengambil sebatang panah dan mengarahkannya pada Tumang. Setibanya di rumah dia menyerahkan daging Tumang pada ibunya, ibunya mengira itu adalah daging rusa asli bukan daging anjing.

    Namun karena ia kehilangan anjingnya bernama tumang, maka ibunya menanyakan perihal keberadaan tumang, akhinrya sangkuriang mengaku bahwa ia telah membunuh tumang, karena marah Dayang Sumbi menjadi sangat murka, dalam kemarahannya dia memukul Sangkuriang hingga pingsan tepat di keningnya. Atas perbuatannya itu Dayang Sumbi diusir keluar dari kerajaan oleh ayahnya.

    Setelah tumbuh dewasa , Sangkuriang bertemu dengan seorang wanita yang sangat cantik dan ia jatuh cinta kepadanya. Namun sayanya Wanita itu adalah ibunya sendiri, dayang sumbi yang merupakan ibu dari sangkuriang secara tidak sengaja melihat bekas luka yang lebar di dahi Sangkuriang, maka dayang sumbi sangat yakin kalo ia adalah putranya sangkuriang yang diusir ketika kecil dulu.

    Mengetahui hal tersebut Dayang Sumbi berusaha menggagalkan pernikahannya namun ia tak kuasa sebab sangkuriang terkenal sangat sakti dan jahat. Setelah berpikir keras dia akhirnya memutuskan untuk mengajukan syarat perkawinan yang tak mungkin dikabulkan oleh Sangkuriang. Syaratnya adalah Sangkuriang harus membuat sebuah bendungan dan sebuah perahu untuk menyusuri bendungan tersebut. Semua itu harus sudah selesai dalam waktu satu malam.

    Dengan kesaktiannya, sangkuriang memannggil jin di seluruh tanah jawa untuk membantunya. Dengan lumpur dan tanah mereka membendung air dari sungai dan mata air yang besar dan juga sebuah perahu. Ketika Dayang Sumbi melihat bahwa Sangkuriang hampir menyelesaikan pekerjaannya, maka ia pun meminta bantuan dewa agar Ayam jantan berkokok, matahari terbit lebih cepat dari biasanya dan Sangkuriang menyadari bahwa dia telah ditipu.

    Dengan sangat marah dia mengutuk Dayang Sumbi dan menendang perahu buatannya yang hampir jadi ke tengah hutan. Perahu itu berada disana dalam keadaan terbalik, dan membentuk Gunung Tangkuban Perahu. Itulah yang bisa kami sampaikan terkait Misteri Asal Usul Gunung Tangkuban Perahu dan Sejarahnya, semoga bermanfaat
    Advertisement

    Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar

    Ucapan Terimakasih

    Terima Kasih kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan, sholawat dan salam terucap untuk Nabi besar Muhammad SAW. Terima kasih kepada kedua orang tua yang sudah mendukung juga keluarga besar serta teman-teman semua. Terima kasih kepada Google dan juga Sharing Informasi + Jeparadise Blog + komunitas Nur Huda + Jeparadise Blog, semoga ilmu yang ada diweb ini bermanfaat untuk semuanya.

    Download