• Menarik Dibaca

    Sabtu, 19 November 2016

    Hari Ibu Tanggal Berapa di Indonesia 2017

    Advertisement
    Advertisement
    Hari Ibu Tanggal Berapa di Indonesia 2017 - pagi ini ketika saya sedang asyik bersosial dengan teman-teman di sosmed, tiba-tiba ada salah seorang temen yang menanyakan tentang hari ibu dan diapun bertanya, hari ibu tanggal berapa sih ? sontak membuat saya bingung juga karna tidak tau hari ibu itu diperingati kapan dan tanggal berapa, tapi saya tak kurang akal, langsung deh tanya ama pakarnya si mbah google :) Alhasil setelah telusur-telusur dan sayapun menemukan beberapa informasi tentang hari ibu. Untuk sobat yang juga penasaran akan kapan hari ibu diperingati, ini saya kasih jawabannya yaitu dirayakan pada tanggal 22 Desember.

    Hari Ibu diperingati sebagai hari atau perayaan dari seorang ibu yang telah berjuang demi keluarganya, karna tanggungjawab ibulah yang berhasil mendidik dan membesarkan anaknya untuk menjadi semakin lebih baik, tidak hanya anak, namun tugas ibu untuk melayani suami dengan ikhlas dan suka rela juga menjadi nilai plus dalam hari ibu ini, maka jika sobat sekarang masih mempunyai ibu yang masih hidup, cobalah untuk memberinya kejutan pada hari ibu nanti, kejutannya tidak perlu mewah ataupun mahal, cukup yang sederhana yang dapat membuat ibu sobat merasa bahagia.

    Hari Ibu

    Hari Ibu Tanggal Berapa di Indonesia 2017
    Namun perlu dipahami ya sob? bahwa tugas dan kewajiban seorang anak untuk membahagiakan orang tua terutama untuk ibu adalah yang paling utama, karna dengan kesabaran dan ketekunannya mendidik kita dapat menjadikan kita dapat menjadi seperti ini, jadi jasa ibu sangatlah besar untuk kita, maka perlakukanlah ibu dengan sebaikmungkin, bisa dengan bertuturkata yang halus, dengan sopan santun, unggah ungguh bahasa, kalau sobat orang jawa bisa dengan bahasa kromo alus yang mengerti adap berbicara dengan orang yang lebih tua. 

    Janganlah bertuturkata yang tidak sopan, karna itu bisa menyakiti hati ibu. Namun tak banyak dari kita yang tidak menyadari akan hal itu, yang dengan gampangnya mengabaikan nasihat ibu dan ironisnya malah lebih mementingkan sang kekasih. Iya kekasih memang penting juga perannya dalam hidup, namun lebih penting lagi kehadiran seorang ibu yang dapat menjadi tempat susah senang, dan menjadi tempat berteduh untuk meredakan segala permasalahan yang sedang melanda. Dan terkadang ketika disakiti seorang kekasih lalu larinya ke Ibu.

    Coba tanyakan pada diri sendiri? Apakah pantas si sob kalau ibu itu hanya dijadikan sebagai pelarian belaka? Apakah pantas ibu diperlakukan seperti itu? Saya yakin bahwa dalam hati sobat semua pasti tidak akan tega. Coba sobat renungkan kembali banyaknya jasa ibu yang sudah dikobarkan untuk sobat, tanpa rasa mengeluh, tanpa rasa lelah, dan terus semangatnya menasehati terusmenerus. Namun tahukah sobat akan keluh kesahnya, dalam lubuk hatinya yang paling dalam, yang selalu mendoakan sobat tiap selesai sholat, tentang kesehatan, kesuksesan, rizki dan jodoh anda selalu ia lantunkan setiap selesai menghadapNya.

    Tentu jika sobat sudah memahami akan sebagaimana pentingnya kehadiran seorang ibu dalam kehidupan kita tentu  sobat tidak akan berani menentangnya, dan akan selalu mematuhi segala perintahnya. Seperti yang sudah biasa kita dengar bahwa surga itu ditelapak kaki ibu, karna saking besarnya pengorbanannya untuk anaknya, sampai Tuhan menganugrahkan surga yang berada ditelapak kakinya, yang mempunyai makna ridhonya seorang ibu adalah ridhonya Tuhan sang pencipta, ketika Ibu murka maka Tuhanpun ikut murka kepada kita, maka jangan sampai sekalipun membuat ibu kita menjadi terluka dan murka kepada kita, karna itu akan menjadi awal kehancuran hidup.

    Banyak sekali kisah-kisah yang menceritakan betapa dahsyatnya doa seorang ibu, sobat tentu pernah mendengar cerita malin kundang kan? iya cerita zaman dahulu yang pernah juga difilmkan, yang isinya tentang durhakanya seorang anak yang telah sukses dan tidak mengakui ibu kandungnya sendiri. Bahkan sampai menghinanya didepan istrinya. Dan setelah kejadian itu malin kundang akhirnya dikutuk menjadi batu. Tidak hanya cerita tentang malin saja, banyak kisah kisah lain yang menceritakan hal serupa yang tentunya kita bisa memetik pelajaran akan hal itu supaya kita lebih bisa untuk mengistrospeksi diri lagi semakin lebih baik dan baik lagi. Semoga tulisan ini bermanfaat. Tonton juga video hari ibu dibawah ini.

    Sebagai Ucapan Terimakasih, Dimohon Bantuannya Untuk Mengembangkan Blog Ini Dengan Download Aplikasi Android Ini. Terimakasih Banyak

    Advertisement

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Ucapan Terimakasih

    Terima Kasih kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan, sholawat dan salam terucap untuk Nabi besar Muhammad SAW. Terima kasih kepada kedua orang tua yang sudah mendukung juga keluarga besar serta teman-teman semua. Terima kasih kepada Google dan juga Sharing Informasi + Jeparadise Blog + komunitas Nur Huda + Jeparadise Blog, semoga ilmu yang ada diweb ini bermanfaat untuk semuanya.

    Download